SIKK

Guru Indonesia di Malaysia Pererat Solidaritas dan Sportivitas melalui Percikan Sabindo VIII Tahun 2026

Sandakan, Sabah, Malaysia — 20–22 September 2026. Guru-guru Indonesia yang bertugas di Malaysia kembali mempererat tali silaturahmi, solidaritas, dan semangat kebersamaan melalui kegiatan Pekan Olahraga Guru antara Sabah-Indonesia (Percikan Sabindo) VIII Tahun 2026. Kegiatan ini pertama kali dilaksanakan pada tahun 2017 di SIKK, kemudian mengalami jeda pada tahun 2020 dan 2021 akibat pandemi COVID-19, sebelum kembali diselenggarakan secara berkelanjutan. Tahun ini, Sandakan dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Percikan Sabindo VIII.

Kegiatan Pembukaan Percikan Sabindo VIII Tahun 2026 resmi dibuka oleh Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya Konsulat Jenderal Republik Indonesia Ibu Machdaniar Nisfah pada tanggal 20 September 2026 di Hotel Sandakan. Telah hadir juga memberi dukungan pada acara pembukaan Percikan Sabindo VIII Tahun 2026 Kepala Sekolah Indonesia Kota Kinabalu Bapak Sahyuddin, S.Pd., MA TESOL dan Atase Pendidikan Republik Indonesia Bapak R. Akhmad Romadhoni Surya Putra, Ph. D.

Kegiatan Percikan Sabindo VIII Tahun 2026 diikuti oleh 319 pendidik yang bertugas di Sabah, Malaysia yang tergabung menjadi beberapa kontingen, yaitu:

  1. Gurita (Guru Indonesia Tawau)
  2. Keripik Batu (Keluarga Pendidik Kinabatangan Satu)
  3. Kerabat Alam (Keluarga Pantai Barat dan Pedalaman)
  4. Sabaku (Sandakan, Pantai Barat, dan Kundasang)
  5. SIKK (Sekolah Indonesia Kota Kinabalu)
  6. Sukinemlahtu (Super Kinabatangan Team Lahad Datu)

Berbagai cabang olahraga dan permainan dipertandingkan dalam kegiatan ini, meliputi Futsal, Bulu tangkis, Tenis meja, Catur, Mix Volley, Basket 3 on 3, Gaple/domino, E-sport PES dan Sabindo 100.

Mengusung Semangat Dharma, Daka, Dhatu

Percikan Sabindo VIII Tahun 2026 mengangkat tema “Dharma, Daka, Dhatu”, yang memiliki makna:

  1. Dharma : Pengabdian
  2. Daka : Laga atau juara
  3. Dhatu : Pulang ke jati diri

Tema tersebut menggambarkan semangat para guru Indonesia untuk terus mengabdikan diri dalam dunia pendidikan, menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan, serta memperkuat jati diri dan persaudaraan sebagai bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi olahraga, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kerja sama, solidaritas, persahabatan, dan rasa saling mendukung di antara para guru.

Memperkuat Kebersamaan dan Profesionalisme Guru

Melalui Percikan Sabindo VIII, para peserta diharapkan dapat menjaga kebugaran jasmani, mengembangkan potensi olahraga, meningkatkan semangat kerja sama, serta memperluas jejaring komunikasi dan koordinasi antarguru Indonesia di Malaysia.

 Upacara Penutupan dan Pengumuman Para Juara

Rangkaian kegiatan Percikan Sabindo VIII Tahun 2026 yang berlangsung pada tanggal 20 hingga 22 September 2026 berjalan dengan lancar. Kegiatan ditutup dengan acara penutupan yang menjadi puncak perayaan kebersamaan, sportivitas, dan semangat persaudaraan antarguru

Indonesia di Malaysia. Upacara Penutupan dihadiri oleh Bapak Koordinator Penghubung Wilayah Sabah, Bapak Agus Wahyudi, S.Hum dan Bapak Raden Banu Firdaus, S.Pd., Gr., S.E. Dalam acara penutupan tersebut, panitia mengumumkan para pemenang dari setiap cabang olahraga yang dipertandingkan. Sekolah Indonesia Kota Kinabalu keluar sebagai juara umum Percikan Sabindo VIII Tahun 2026 dengan perolehan 5 emas, 4 perak, dan 2 perunggu.

Pengumuman juara tidak hanya menjadi penghargaan atas hasil pertandingan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengapresiasi perjuangan, kekompakan, dan sportivitas seluruh peserta selama kegiatan berlangsung.

Dengan berakhirnya acara penutupan, Percikan Sabindo VIII Tahun 2026 diharapkan meninggalkan kenangan positif serta semakin mempererat hubungan kekeluargaan dan solidaritas guru-guru Indonesia di Malaysia.

Panitia Percikan Sabindo VIII Tahun 2026 menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik dalam bentuk tenaga, pikiran, waktu, maupun partisipasi.

Penghargaan juga disampaikan kepada seluruh kontingen, peserta, panitia, dan pihak terkait yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.

Percikan Sabindo VIII Tahun 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan semangat kompetisi, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan solidaritas para guru Indonesia di Malaysia. Percikan Sabindo bukan sekadar pertandingan olahraga, melainkan perwujudan pengabdian, kebersamaan, dan semangat menjaga jati diri sebagai guru Indonesia di tanah rantau.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *