SIKK

Kolaborasi SIKK dan UNNES Tingkatkan Kompetensi Guru CLC Gugus Keningau melalui Pengembangan STEM Deep Learning

Kota Kinabalu, Malaysia – Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) bersama Universitas Negeri Semarang (UNNES) berkolaborasi melalui Program Pengabdian kepada (PkM) bertema “Pengembangan STEM Deep Learning Berbasis Computational Problem Solving“.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) di Keningau, Sabah, 18 Juli 2026 ini merupakan rangkaian pelatihan bagi Guru Bina dan Guru Pamong Community Learning Center (CLC) Gugus Keningau sebagai bagian dari penguatan kapasitas pendidik di wilayah pelayanan Sekolah Indonesia Kota Kinabalu.

Program ini dilaksanakan dalam tiga tahapan, yakni pembelajaran secara daring pada 25 Juni 2026, pelatihan luring pada 18 Juli 2026, serta pendampingan implementasi hasil pelatihan yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Indonesia Kota Kinabalu menyampaikan apresiasi atas komitmen UNNES dan seluruh mitra yang terus mendukung peningkatan kapasitas guru CLC.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi pendidik sekaligus memperluas akses terhadap pembelajaran yang berkualitas bagi anak-anak Indonesia di Sabah,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk membekali guru dengan kompetensi dalam mengembangkan pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang dipadukan dengan pendekatan deep learning serta computational problem solving, sehingga mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih kontekstual, inovatif, dan berpusat pada peserta didik.

Melalui pelatihan ini, para peserta tidak hanya memperoleh penguatan konsep dan strategi pembelajaran, tetapi juga menghasilkan modul ajar berbasis STEM Deep Learning yang siap diimplementasikan dengan menyesuaikan karakteristik, kebutuhan, dan kondisi masing-masing CLC.

Dalam kesempatan tersebut, SIKK dan UNNES juga menandatangani Implementation Arrangement (IA) sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama. Melalui kesepakatan ini, kedua institusi akan terus bersinergi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi anak-anak Indonesia di Sabah.

Kegiatan ini turut melibatkan Universitas Islam Sultan Agung (UNISULA) sebagai mitra kolaborasi. Kehadiran perguruan tinggi dari berbagai institusi tersebut mencerminkan semangat sinergi antarlembaga pendidikan tinggi dalam mendukung peningkatan kompetensi guru Indonesia di luar negeri.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat UNNES yang hadir dalam kegiatan ini terdiri atas Dr. Budi Astuti, M.Sc., Prof. Dr. Putut Marwoto, M.S., Prof. Dr. Sugianto, M.Si., Dr. Agus Yulianto, M.Si., dan Sugiyanto, S.Pd., M.Si.  Sementara itu, UNISULA diwakili oleh Dr. Endang Lestari, S.S., M.Pd., M.Pd.Ked.

Melalui sinergi antara SIKK, perguruan tinggi, dan para guru di Community Learning Center, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan yang semakin adaptif, inovatif, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini menjadi semangat bersama dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas serta mendukung terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang unggul di tingkat global.(*)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *