Kota Kinabalu, 1 Februari 2026 — Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) kembali menorehkan tinta emas di panggung internasional dengan meraih penghargaan sebagai pemenang utama Green Skills Awards 2025. Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh delegasi SIKK, Dede Kurniawan, dalam rangkaian kegiatan workshop dan penganugerahan yang berlangsung pada 28 Januari hingga 1 Februari 2026 di Turin, Italia.
Green Skills Awards merupakan inisiatif tahunan tingkat global yang diselenggarakan oleh European Training Foundation (ETF), European Commission’s Directorate-General for Environment (DG ENV), dan European External Action Service (EEAS). Ajang ini bertujuan memberikan pengakuan dan mempromosikan inisiatif unggul dari institusi pendidikan, komunitas, serta organisasi di seluruh dunia yang berkontribusi nyata dalam mengembangkan keterampilan hijau (green skills) demi masa depan yang berkelanjutan dan efisien dalam penggunaan sumber daya.
Dalam kompetisi yang diikuti oleh 250 peserta dari 50 negara ini, SIKK melalui proyek inovatif bertajuk “Green Practice: Circular Economy”, yang dikomandoi oleh guru SIKK, Dede Kurniawan dan Susmin Ito, berhasil keluar sebagai pemenang utama untuk kategori #ForOurPlanet. Keberhasilan ini menempatkan SIKK di posisi puncak bersama pemenang kategori umum yang berasal dari North Macedonia. Prestasi ini membuktikan bahwa dedikasi warga SIKK dalam melestarikan lingkungan melalui praktik ekonomi sirkular telah diakui secara luas oleh komunitas internasional, khususnya Uni Eropa.
Puncak penganugerahan dilaksanakan di Palazzo Carignano, Turin, dalam rangkaian acara EU–Italy Energy Days. Upacara publik tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh perwakilan lembaga Eropa, jajaran menteri, walikota, serta mahasiswa dari empat benua. Kehadiran SIKK di forum tersebut tidak hanya sebagai penerima penghargaan, tetapi juga sebagai duta pendidikan Indonesia yang berbagi praktik baik (best practice) mengenai inovasi keterampilan hijau di hadapan para pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan global.
Selama lima hari di Italia, Dede kurniawan mengikuti berbagai sesi diskusi dan simposium bervisibilitas tinggi yang menghubungkan antara keterampilan SDM dengan transisi energi dunia. Kegiatan ini memberikan peluang besar bagi SIKK untuk memperluas jejaring internasional serta memperdalam kontribusi sekolah terhadap agenda hijau global.
Capaian internasional ini merupakan buah kerja keras seluruh warga sekolah—guru, staf, dan siswa—dalam mewujudkan lingkungan belajar yang adaptif terhadap isu perubahan iklim. Melalui proyek “Green Practice: Circular Economy”, SIKK berkomitmen untuk terus mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan keterampilan hijau untuk masa depan bumi yang lebih baik. Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di seluruh dunia, khususnya di lingkungan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN).*** (Penulis: Tim Guru SIKK, Editor: Humas SIKK)
