SIKK

Ratusan Calon Murid Antusias Ikuti Seleksi Masuk SIKK Tahun Ajaran 2026/2027

Kota Kinabalu, Malaysia– Semangat baru di awal tahun menyelimuti Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) seiring dengan dimulainya rangkaian Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Kesibukan ini telah tampak sejak tanggal 8 Januari 2026, ketika lebih dari 500 orang tua dan wali murid berkumpul secara virtual melalui Zoom Meeting untuk menyimak sosialisasi program pendidikan.

Antusiasme yang luar biasa tersebut kemudian berlanjut pada masa pendaftaran singkat selama lima hari, sebelum akhirnya para calon murid berjuang melewati tahapan seleksi fisik dan akademik pada 13 hingga 15 Januari 2026.

Pelaksanaan seleksi dilakukan secara bertahap yang dimulai dari jenjang Sekolah Dasar pada hari Selasa. Mengingat daya tampung yang terbatas hanya untuk 60 murid dalam dua rombongan belajar, sebanyak 85 pendaftar harus menunjukkan kesiapan mereka melalui verifikasi dokumen dan observasi mendalam.

Keesokan harinya, giliran jenjang SMP yang mengambil alih panggung seleksi. Dengan total 109 pendaftar yang memperebutkan 89 kursi, persaingan terasa lebih ketat karena para calon murid tidak hanya mengandalkan kelengkapan dokumen, tetapi juga harus melalui tes akademik dan sesi wawancara.

Puncak keramaian terjadi pada hari terakhir seleksi yang dikhususkan bagi jenjang SMA dan SMK. Sebagai satu-satunya institusi yang menyediakan layanan pendidikan menengah atas di wilayah Sabah dan Sarawak, SIKK menjadi magnet utama bagi anak-anak Indonesia, termasuk mereka yang datang jauh-jauh dari berbagai Community Learning Center (CLC) di pelosok Sabah.

Di jenjang SMA, sebanyak 171 pendaftar harus bersaing ketat demi dua rombongan belajar yang tersedia. Sementara itu, 165 pendaftar lainnya menaruh harapan besar pada tiga program keahlian SMK, yaitu Kuliner, Perhotelan, dan Teknik Pesawat Udara, yang memang menjadi primadona setiap tahunnya.

Tingginya minat ini menciptakan suasana kompetisi yang sehat sekaligus mendebarkan bagi para peserta. Fadelsia, salah satu calon murid jenjang SMP, mengungkapkan bahwa dirinya sempat merasa khawatir melihat banyaknya pesaing yang memiliki kemampuan luar biasa.

Namun, perasaan tersebut ia lawan dengan persiapan matang agar bisa memberikan hasil terbaik saat wawancara dan tes akademik. Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 530 pendaftar telah terdaftar dalam sistem, menunjukkan betapa besarnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di SIKK.

Menanggapi fenomena ini, Bapak Sahyuddin, S.Pd., MA TESOL, menyampaikan bahwa meskipun daya tarik SIKK sangat besar, sekolah memiliki keterbatasan kuota yang hanya mampu menampung sekitar 200 murid baru. Namun, beliau menekankan bahwa perjuangan untuk meraih pendidikan tidak berhenti di sini.

Bagi calon murid yang belum berhasil lolos seleksi utama, SIKK tetap membuka tangan melalui berbagai jalur alternatif. Mulai dari mendaftar di CLC terdekat, mengikuti Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), hingga memanfaatkan peluang beasiswa seperti jalur ADEM dan Yayasan Repatriasi bagi mereka yang ingin melanjutkan sekolah ke jenjang SMA dan SMK.   (Penulis :  Kepala Divisi CLC, Lia Anggraeni)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *