KOTA KINABALU, 24 Oktober, 2025– Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) dengan hormat menerima kunjungan perwakilan Kumpulan Wang Simpanan Pekerja (KWSP) Malaysia dalam rangka sosialisasi kebijakan tabungan pensiun wajib bagi pekerja asing, yang akan efektif berlaku mulai 1 Oktober 2025. Acara yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini dihadiri oleh perwakilan manajemen dan staf pengajar SIKK.
Sebagai institusi pendidikan yang mengutamakan kesejahteraan seluruh warga sekolah, SIKK menyambut positif inisiatif KWSP ini. Sosialisasi ini dinilai sangat penting untuk memberikan kejelasan dan pemahaman menyeluruh mengenai hak serta kewajiban para tenaga pendidik dan kependidikan Indonesia di Malaysia, khususnya terkait jaminan finansial di masa pensiun.
Dalam sambutannya, kepala Sekolah SIKK menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesempatan yang diberikan KWSP untuk berdialog secara langsung. “Kami memandang kebijakan ini sebagai suatu bentuk perlindungan dan kepedulian terhadap masa depan para pendidik. Sosialisasi ini akan didiskusikan lebih lanjut kepada atasan disebabkan sekolah indonesia se-malaysia ini ada 3. Koordinasi perlu dijalankan untuk memberikan kejelasan mekanisme dan manfaat program, sehingga kami sebagai institusi dapat mempersiapkan implementasinya dengan baik,” ujar Sahyuddin.
Komitmen SIKK sebagai Mitra Strategis
SIKK menyadari sepenuhnya perannya sebagai mitra strategis KWSP dalam memastikan kelancaran pelaksanaan kebijakan ini. Sekolah berkomitmen untuk memfasilitasi proses pendaftaran dan penyaluran iuran sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk pemotongan sebesar 4% dari gaji kasar tenaga pendidik.
“Kami memandang ini sebagai investasi jangka panjang untuk kesejahteraan staf kami. Program ‘simpanan’ ini justru membantu menciptakan disiplin menabung yang pada akhirnya akan sangat menguntungkan bagi para guru dan tenaga kependidikan kami di masa depan,” tambah perwakilan Humas SIKK, Wilddan Rezzy Septiand.
Sesi Dialog Produktif dan Transparan
Sosialisasi berlangsung interaktif, ditandai dengan sesi tanya jawab yang produktif. Staf SIKK aktif mengajukan pertanyaan mendalam mengenai berbagai aspek program, mulai dari mekanisme investasi, keuntungan deviden historis sebesar 6,3%, struktur tiga akun (Pensiun, Sejahtera, dan Fleksibel), hingga pilihan Akun Konvensional dan Syariah.
Dialog terbuka ini berhasil mengklarifikasi beberapa hal krusial, seperti:
- Kepastian bahwa deviden dibagikan berdasarkan jumlah simpanan individu.
- Komitmen KWSP dalam mengelola dana secara profesional dan aman.
- Kejelasan bahwa potongan dihitung dari gaji kasar.
- Sanksi keterlambatan pembayaran yang menjadi tanggung jawab majikan (SIKK), bukan pekerja.
Dengan ditutupnya sosialisasi ini, SIKK menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan KWSP guna memastikan transisi yang mulus menuju implementasi penuh pada Oktober 2025. Langkah ini sejalan dengan visi SIKK untuk tidak hanya memberikan pendidikan terbaik, tetapi juga memastikan perlindungan dan kesejahteraan yang menyeluruh bagi seluruh insan pendidikan di bawah naungannya.
