SIKK

Pemenang LDI 2025 Beri Kejutan, Debater Asal Luar Negeri Juga Ramaikan Ajang Talenta Muda Indonesia

Kota Kinabaku, Malaysia – Lomba Debat Bahasa Indonesia tahun 2025, yang secara tradisional dikenal sebagai ajang pembuktian talenta-talenta debat terbaik bahasa Indonesia dari seluruh penjuru Tanah Air, mencatat sejarah baru. Tim Kalimantan Timur yang pernah memenangkan medali emas pada tahun 2023 dan DI Yogyakarta yang pernah memenangkan medali emas tahun 2024 bertemu di final.

Pada akhirnya, Tim Kalimantan Timur yang semuanya diwakili oleh siswa SMAS Sunodia Samarinda dan beranggotakan Catherine Cheryvia Liang, Julius Valentino Tang, dan Giovanni Elishia Wong menjadi juara pertama. Mereka mengalahkan Tim DI Yogyakarta yang semuanya diwakili oleh siswa SMAN 8 Yogyakarta, yaitu Kajwaweda Narewiswara, Yefrina Revivella Wijaya, dan Radhin Arsyad Muhammad.

Lomba Debat Bahasa Indonesia digelar sebagai salah satu acara talenta muda bergengsi yang diselenggarakan di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Lomba Debat Bahasa Indonesia merupakan salah satu cabang Lomba Debat Indonesia (LDI) 2025 yang mempertemukan para tim-tim debat terbaik dari 37 provinsi dan satu perwakilan sekolah luar negeri. Selain LDBI, ada juga cabang Lomba Debat Bahasa Inggris.

LDI sendiri dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono pada 25 November 2025 di Universitas Atmajaya Yogyakarta. Menurutnya, LDi dapat menjadi arena pertarungan gagasan dan argumentasi yang konstruktif.

“Ada 12.780 murid pendaftar dari seluruh Indonesia dan perwakilan sekolah luar negeri. Jumlah tersebut meningkat sekitar 10,98% dibandingkan tahun 2024 dengan tingkat keketatan seleksi yang sangat tinggi. Maka, LDI dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, berbicara di depan umum, dan berargumen secara logis bagi para pelajar terbaik bangsa,” ujarnya sesuai dalam siaran pers Kemendikdasmen.

Menariknya, pada tahun 2025 ini terdapat partisipasi tim Provinsi Luar Negeri yang berasal dari perwakilan SILN asal Malaysia, Arab Saudi, dan Thailand. Keberadaan tim ini membawa warna baru dalam peta persaingan. Delegasi luar negeri yang berani mengambil tantangan di LDI 2025 ini terdiri dari tiga debater berpotensi tinggi, yaitu Kerly Rada (Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, Malaysia), Qottrunnada Taufik Suwardi (Sekolah Indonesia Jedah), dan Shafira Nuraini Anindya Saraswati (Sekolah Indonesia Kuala Lumpur).
Meskipun mereka berasal dari latar belakang institusi atau negara yang beragam, ketiganya bersatu dalam semangat kompetisi untuk menguji kemampuan mereka di tengah dominasi tim-tim provinsi lain di Indonesia.

Para debater asal Provinsi Luar Negeri ini dituntut untuk cepat beradaptasi dengan format debat, gaya presentasi, dan isu-isu yang mungkin lebih berakar pada konteks Indonesia. Meskipun demikian, kehadiran mereka justru memicu dinamika persaingan yang lebih ketat sehingga menggali kedalaman argumen dan menyajikan penalaran yang tak hanya kuat secara retorika, tetapi juga universal.

Salah satu juri N1 asal Jawa Barat, Jajang Setiawan, menilai bahwa kehadiran debater asal Provinsi Luar Negeri ini memberikan gambaran bahwa Lomba Debat Bahasa Indonesia dapat dikenal dan disosialisasikan secara luas sampai ke sekolah-sekolah Indonesia Luar Negeri.

Sementara itu, Rektor UAJY, Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., LL.M., turut menyampaikan sambutan dan mengumumkan bentuk penghargaan tambahan dari UAJY kepada para pemenang. Dirinya juga menyampaikan apresiasi terhadap semangat kompetisi yang ditunjukkan oleh seluruh peserta.

Setelah melalui serangkaian babak penyisihan dan final yang intens, Closing Ceremony LDI 2025 yang berlangsung meriah menandai berakhirnya gelaran akbar ini. Sesuai dengan laporan dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) yang menjadi salah satu mitra penyelenggara, pengumuman pemenang menjadi puncak acara yang ditunggu-tunggu, mengukuhkan dominasi tim-tim yang berhasil mengatasi tantangan terberat.

Dengan suksesnya perhelatan LDI 2025, para pengamat pendidikan dan akademisi berharap ajang ini dapat terus membuka pintu lebar-lebar bagi munculnya talenta-talenta generasi pemikir kritis di tahun-tahun mendatang.(*)

(Penulis:  Panji Pratamadisalin dari link https://www.nongkrong.co/peristiwa/43116366687/pemenang-ldi-2025-beri-kejutan-debater-asal-luar-negeri-juga-ramaikan-ajang-talenta-muda-indonesia?page=2#google_vignette)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *