Kota Kinabalu, malaysia-Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) menyelenggarakan kegiatan Perpisahan dan Pelepasan Siswa Tahun 2026 dengan penuh khidmat dan kebanggaan pada Sabtu, 23/05/2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa jenjang SD, SMP, SMA Reguler, SMA Terbuka Jarak Jauh (TJJ), serta SMK dengan program keahlian Kuliner, Perhotelan, dan Teknik Pesawat Udara (TPU).
Sebanyak 368 siswa dinyatakan lulus pada tahun ini dari berbagai wilayah Sabah dan Sarawak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 351 siswa mengikuti prosesi wisuda dan pelepasan secara langsung. Sementara beberapa siswa lainnya telah kembali ke Indonesia lebih awal untuk mengurus kelanjutan studi dan proses pendaftaran perguruan tinggi secara mandiri.
Kegiatan dibuka secara meriah melalui penampilan tarian penyambutan yang dibawakan oleh siswa-siswi SIKK untuk menyambut kehadiran Konsul Jenderal Republik Indonesia Kota Kinabalu, Noorman Effendi.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas perjuangan para siswa, guru, dan orang tua dalam mendukung pendidikan anak-anak Indonesia di Malaysia, khususnya di wilayah Sabah dan Sarawak.
“Keterbatasan jarak dan kondisi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak Indonesia untuk terus berprestasi dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu juga menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik dari setiap jenjang pendidikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan capaian akademik para siswa selama menempuh pendidikan di SIKK.
Prosesi utama kegiatan berlangsung khidmat melalui pengalungan medali dan penyerahan surat keterangan kelulusan kepada seluruh wisudawan. Momen tersebut menjadi simbol pelepasan sekaligus langkah awal para lulusan menuju jenjang pendidikan dan masa depan yang baru.
Suasana acara semakin semarak dengan berbagai penampilan hiburan dari masing-masing jenjang pendidikan. Para siswa menampilkan beragam pertunjukan seni dan kreativitas yang mendapat apresiasi hangat dari seluruh tamu undangan.
Selain itu, penayangan video kenangan menjadi salah satu momen paling mengharukan dalam rangkaian kegiatan. Tayangan tersebut menampilkan perjalanan, kebersamaan, serta perjuangan para siswa selama menempuh pendidikan di SIKK, yang mengundang rasa haru dari siswa, guru, maupun orang tua yang hadir.
Pada tahun 2026, SIKK juga mencatat berbagai capaian dalam serapan lulusan untuk melanjutkan pendidikan di Indonesia melalui berbagai skema afirmasi dan seleksi nasional.
Melalui Program Repatriasi Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM), sebanyak 17 siswa SIKK berhasil memperoleh beasiswa pendidikan. Para penerima tersebar di berbagai wilayah Indonesia, meliputi Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Lampung, Jawa Timur, NTB, Banten, dan Jawa Barat. Program tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung akses pendidikan lanjutan bagi anak-anak PMI. Adapun total kuota nasional program ADEM tahun 2026 mencapai 700 penerima.
Selain itu, siswa SIKK juga menunjukkan prestasi membanggakan melalui jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi). Sebanyak 27 siswa berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia, di antaranya Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), IPB University, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, Universitas Negeri Surabaya, hingga sejumlah politeknik negeri di berbagai daerah Indonesia.
Tidak hanya itu, SIKK juga terus melakukan pendampingan bagi siswa yang mengikuti jalur Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK). Hingga saat ini, tercatat sebanyak 83 anak PMI di Sabah sedang memproses pendaftaran beasiswa ADIK dengan rincian 43 siswa SMA, 7 siswa SMA TJJ, 31 siswa SMK, serta 2 orang alumni.
Proses pendampingan dilakukan secara intensif, termasuk validasi dokumen keimigrasian dan legalitas siswa seperti paspor dan akta lahir. Pemeriksaan dokumen tersebut menjadi tahapan penting guna memastikan kesiapan administrasi siswa dalam proses pengurusan compound atau pemutihan status keimigrasian sehingga proses kepulangan studi ke Indonesia dapat berjalan lancar dan legal. Adapun pengumuman hasil seleksi ADIK dijadwalkan pada 17 Juni 2026.
Kepala Sekolah Indonesia Kota Kinabalu menyampaikan bahwa kegiatan pelepasan ini bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi juga bentuk penghargaan atas perjuangan seluruh siswa dalam menempuh pendidikan di tengah berbagai tantangan.
“Anak-anak SIKK telah membuktikan bahwa semangat belajar, disiplin, dan kerja keras mampu membawa mereka menuju berbagai peluang pendidikan yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, SIKK terus menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan pendidikan berkualitas bagi anak-anak Indonesia di Malaysia, sekaligus mendukung lahirnya generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan.(*)