SIKK

Resmi Dilepas! Kontingen Gudep Luar Negeri KJRI Kota Kinabalu Siap Harumkan Nama Indonesia di Jambore Nasional XII 2026

Kota Kinabalu, 7 Agustus 2026 — Semangat Merah Putih mengiringi langkah 12 anggota Kontingen Gugus Depan Luar Negeri 00-303/00-304 KJRI Kota Kinabalu yang resmi dikukuhkan dan dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026. Prosesi pelepasan berlangsung di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu dalam suasana khidmat sekaligus penuh semangat, menandai kesiapan para Pramuka membawa nama Gugus Depan KJRI Kota Kinabalu dan Indonesia di ajang nasional tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan kesiapan kontingen yang disampaikan oleh Kepala Sekolah Indonesia Kota Kinabalu selaku Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) KJRI Kota Kinabalu. Dalam laporan tersebut disampaikan bahwa seluruh anggota kontingen telah menjalani persiapan dan dinyatakan siap mengikuti rangkaian kegiatan Jambore Nasional XII Tahun 2026.

Prosesi pengukuhan dan pelepasan kemudian dilakukan oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia di Kota Kinabalu, Noorman Effendi, selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan KJRI Kota Kinabalu.

Salah satu momen yang berlangsung penuh makna adalah ketika seluruh anggota kontingen mencium Bendera Merah Putih. Prosesi tersebut menjadi simbol kesetiaan dan kecintaan kepada tanah air yang akan mereka bawa dalam setiap langkah selama mengikuti Jambore Nasional.

Pengukuhan juga ditandai dengan pengalungan Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerakan Pramuka kepada anggota kontingen sebagai simbol pengakuan dan pengukuhan keanggotaan dalam Gerakan Pramuka.

Momentum pelepasan semakin bermakna ketika Panji Kontingen diserahkan kepada Imam Hanafi, S.Pd.I., selaku Ketua Kontingen. Penyerahan panji menjadi simbol amanah sekaligus peneguhan tanggung jawab untuk membawa nama Gugus Depan Luar Negeri KJRI Kota Kinabalu selama mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026.

Bagi kontingen, Jambore Nasional bukan sekadar kegiatan berkemah dan berkumpulnya Pramuka dari berbagai daerah. Di dalamnya terdapat ruang untuk belajar hidup bersama, membangun kemandirian, mengasah kepemimpinan, memperluas persaudaraan, serta menumbuhkan semangat pengabdian dan cinta tanah air.

Semangat tersebut kemudian ditunjukkan melalui penampilan yel-yel kontingen. Dengan suara lantang dan penuh kekompakan, seluruh anggota menyuarakan yel-yel kebanggaan sebagai bentuk peneguhan tekad sebelum bertolak menuju lokasi Jambore Nasional XII Tahun 2026.

Keceriaan dan energi yang ditampilkan para Pramuka tidak hanya menunjukkan kesiapan mengikuti kegiatan, tetapi juga memperlihatkan kreativitas, solidaritas, dan optimisme untuk memberikan kemampuan terbaik selama berada di arena jambore.

Kontingen Gugus Depan Luar Negeri 00-303/00-304 KJRI Kota Kinabalu berjumlah 12 orang, terdiri atas pimpinan kontingen, pembina pendamping, dan peserta didik golongan Penggalang. Kontingen dipimpin oleh Imam Hanafi, S.Pd.I. selaku Ketua Kontingen, dengan pendamping Muhammad Aziz Nur Sariffudin, S.Pd., Gr. sebagai Pembina Pendamping Putra dan Naily Ulfah Sudarsono, S.Pd. sebagai Pembina Pendamping Putri.

Peserta Penggalang Putra terdiri atas Josua Difaldy Likulau Nikson dari CLC Kundasang TKB Kundasang, Walcott Ajen Tanan dari CLC Keningau Bingkor TKB Good Samaritan, M. Hafiz Zakwan dari CLC Sungai Balung TKB Sungai Balung, dan Muhammad Andika dari CLC Borneo Samudera.

Sementara itu, peserta Penggalang Putri terdiri atas Tirta Ranu Sindoro dan Halifa Nur Ain dari Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, Nur Aqila Fitri dari CLC Keningau Bingkor TKB Good Samaritan, Nurin Imanina Zahra dari CLC Jeroco, serta Dhepnie Yosep dari CLC Kota Kinabalu.

Keikutsertaan peserta didik dari SIKK dan berbagai Community Learning Center (CLC) di Sabah menjadi bagian penting dari pengalaman pendidikan mereka. Jambore menjadi ruang untuk mempertemukan peserta didik dari lingkungan belajar yang berbeda, sekaligus membuka kesempatan untuk belajar, berbagi pengalaman, dan membangun jejaring persaudaraan melalui Gerakan Pramuka.

Dengan persiapan yang telah dilakukan serta dukungan dan doa dari keluarga besar KJRI Kota Kinabalu dan Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, kontingen diharapkan mampu mengikuti seluruh rangkaian Jambore Nasional XII Tahun 2026 dengan penuh tanggung jawab.

Lebih dari sekadar mengejar prestasi, perjalanan menuju Jambore Nasional ini diharapkan menjadi pengalaman yang membekas bagi para peserta—tentang keberanian melangkah, belajar dari perbedaan, menjaga persaudaraan, dan membawa nama Indonesia dengan penuh kebanggaan.

Dari Sabah, mereka melangkah membawa Merah Putih. Bukan sekadar untuk bertanding, tetapi untuk belajar, bersaudara, dan mengabdi sebagai Pramuka Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *