Kota Kinabalu, Sabah – Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) secara resmi menutup rangkaian kegiatan Ajang Prestasi dan Kreasi (APKRES) Tahun 2026 melalui kegiatan Penganugerahan dan Penutupan APKRES 2026. Kegiatan ini menjadi puncak dari seluruh rangkaian kompetisi yang mempertemukan peserta didik dari berbagai Community Learning Center (CLC) di Sabah dalam semangat prestasi, kreativitas, sportivitas, dan persaudaraan.
APKRES merupakan salah satu wadah pengembangan potensi peserta didik yang memadukan berbagai bidang, mulai dari seni, olahraga, akademik hingga keterampilan. Lebih dari sekadar ajang untuk meraih kemenangan, APKRES menjadi ruang pembelajaran bagi peserta untuk membangun karakter, menumbuhkan kepercayaan diri, memperluas pengalaman, serta mempererat hubungan antarpeserta didik Indonesia yang berada di wilayah Sabah.
Kegiatan penganugerahan dan penutupan APKRES 2026 dihadiri oleh Kepala Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, Sahyuddin, S.Pd., MA TESOL, Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial Budaya KJRI Kota Kinabalu, Ibu Machdaniar Nisfah, perwakilan PDRM Tn. Alfian, ILO TNI KJRI Kota Kinabalu bapak Ari Wahana, perwakilan Kinabalu Japanese School, Ketua Komite SIKK, panitia yang terdiri atas guru dan siswa, serta para pendamping dan peserta APKRES 2026.
Dalam rangkaian APKRES tahun ini, persaingan antar peserta berlangsung semakin kompetitif. Semangat untuk memberikan penampilan terbaik terlihat dalam setiap cabang lomba. Namun demikian, kompetisi tidak semata-mata dimaknai sebagai persoalan menang dan kalah, melainkan sebagai proses pembelajaran kehidupan yang membentuk karakter setiap peserta.
Pesan tersebut selaras dengan apa yang sebelumnya disampaikan Kepala SIKK, Sahyuddin, S.Pd., MA TESOL, pada sambutan penutupan APKRES 2026. Beliau menyampaikan bahwa pelaksanaan APKRES tahun ini berlangsung semakin kompetitif. Apabila terdapat pihak yang merasa kurang puas atau mempertanyakan hasil kompetisi, maka seluruh proses perlu dikembalikan kepada aturan dan ketentuan yang telah disepakati sejak awal.
Lebih lanjut, Kepala SIKK menekankan bahwa dalam sebuah kompetisi, yang perlu dilihat bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. APKRES juga menjadi gambaran tentang kehidupan, di mana setiap individu akan menghadapi tantangan, persaingan, keberhasilan, maupun kegagalan. Oleh karena itu, nilai sportivitas, kejujuran, ketangguhan, dan kemampuan untuk terus bangkit menjadi bagian penting dari proses yang harus dipelajari oleh seluruh peserta.
Sementara itu, Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial Budaya KJRI Kota Kinabalu, Ibu Machdaniar Nisfah, dalam pesannya memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tidak berhenti pada satu pencapaian. Bagi para pemenang, kemenangan hendaknya tidak menjadikan diri cepat berpuas hati, melainkan menjadi motivasi untuk terus berkembang dan mencapai prestasi yang lebih tinggi.
Sebaliknya, bagi peserta yang belum berhasil meraih kemenangan, pengalaman dalam kompetisi harus dimaknai sebagai bagian dari proses menuju pencapaian yang lebih luar biasa di masa depan.
“Bukan dicari siapa yang paling cepat mencapai garis finis, tetapi siapa yang tidak pernah berhenti untuk melangkah,” menjadi pesan motivasi yang menguatkan seluruh peserta dalam menutup perjalanan APKRES 2026.
Pada puncak kegiatan, panitia juga mengumumkan para peraih Juara Umum APKRES 2026 berdasarkan perolehan medali dari berbagai cabang perlombaan.
Adapun hasil Juara Umum APKRES 2026 adalah sebagai berikut:
Juara Umum I
CLC Kertam Kalabakan, Tawau
dengan perolehan 2 Medali Emas dan 2 Medali Perunggu
Juara Umum II
CLC Keningau Bingkor
dengan perolehan 1 Medali Emas dan 3 Medali Perak
Juara Umum III
CLC Ladang Sapi, Sandakan
dengan perolehan 1 Medali Emas, 1 Medali Perak, dan 1 Medali Perunggu
Penganugerahan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras, dedikasi, latihan, serta semangat juang para peserta dan pendamping selama mengikuti seluruh rangkaian APKRES 2026.
Namun, penghargaan sesungguhnya tidak hanya diberikan kepada mereka yang berhasil berdiri di podium. Seluruh peserta yang telah berani tampil, berkompetisi, meninggalkan zona nyaman, serta membawa nama CLC masing-masing juga merupakan bagian penting dari perjalanan APKRES tahun ini.
Dengan semangat “Journey to Remember”, APKRES 2026 diharapkan tidak hanya meninggalkan catatan prestasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman berharga yang akan terus dikenang oleh setiap peserta. Pertemuan dengan teman-teman dari berbagai CLC, pengalaman berkompetisi, belajar menerima kemenangan dan kekalahan, serta keberanian untuk menunjukkan potensi diri menjadi bagian dari perjalanan yang lebih besar dalam membentuk generasi Indonesia yang tangguh dan berkarakter.
Menutup seluruh rangkaian kegiatan, panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya APKRES 2026, mulai dari pimpinan dan jajaran SIKK, KJRI Kota Kinabalu, para mitra dan tamu undangan, pendamping, guru, panitia siswa, hingga seluruh peserta yang telah memberikan kontribusi dan semangat terbaik selama kegiatan berlangsung.
APKRES 2026 mungkin telah berakhir, namun semangat untuk terus belajar, berkarya, berprestasi, dan melangkah tidak boleh berhenti.
Sebab pada akhirnya, perjalanan menuju prestasi bukanlah tentang siapa yang paling cepat mencapai tujuan, melainkan tentang siapa yang tetap memiliki keberanian untuk terus melangkah.
Selamat kepada seluruh pemenang dan peserta APKRES 2026. Sampai bertemu pada perjalanan prestasi berikutnya.
