SIKK

Prodi Pendidikan Seni Musik FPSD UPI Bawa Gamelan ke Malaysia, Perkuat Diplomasi Budaya di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu

Bandung, 31 Juli 2026 — Program Studi Pendidikan Seni Musik, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), kembali memperluas kiprah internasionalnya melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diselenggarakan di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK), Sabah, Malaysia, pada 27–31 Juli 2026. Mengusung pelatihan gamelan sebagai fokus utama, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen UPI dalam memperkuat pendidikan seni sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi muda di luar negeri.

Kegiatan PkM dipimpin oleh Dr. Dody M. Kholid, S.Pd., M.Sn., bersama anggota tim Fensy Sella, M.Pd., dan Hikmah Sari, M.Pd.. Tim juga melibatkan dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Musik, Diynan Prayuga Sutisna dan Rujhan Aulia Ghifary Putra, yang berperan aktif mendampingi proses pembelajaran, latihan, hingga evaluasi kemampuan siswa selama pelatihan berlangsung.

Program ini merupakan implementasi dari kerja sama antara Universitas Pendidikan Indonesia dan Sekolah Indonesia Kota Kinabalu yang telah diformalkan melalui Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA). Melalui kolaborasi tersebut, kedua institusi berkomitmen untuk memperkuat pengembangan pendidikan, pertukaran pengetahuan, serta pelestarian budaya Indonesia di lingkungan sekolah Indonesia yang berada di luar negeri.

Selama lima hari pelaksanaan, puluhan siswa tingkat SMP dan SMA SIKK mengikuti pelatihan gamelan dengan antusiasme yang tinggi. Meskipun sekolah telah memiliki seperangkat gamelan, pemanfaatannya selama ini belum optimal akibat terbatasnya tenaga pendidik yang memiliki kompetensi khusus dalam bidang karawitan. Kehadiran tim dosen dan mahasiswa dari Prodi Pendidikan Seni Musik FPSD UPI menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali pemanfaatan instrumen tersebut sebagai media pembelajaran sekaligus sarana pelestarian budaya.

Materi pelatihan disusun secara bertahap, mulai dari pengenalan instrumen gamelan, teknik dasar memainkan setiap instrumen, pemahaman pola ritmis dan melodis, hingga latihan memainkan komposisi secara ansambel. Pendekatan pembelajaran yang interaktif membuat para siswa mampu beradaptasi dengan cepat terhadap karakteristik musik gamelan yang mengedepankan harmoni, disiplin, dan kerja sama antarpemain.

Potensi musikal para siswa SIKK menjadi salah satu temuan menarik selama kegiatan berlangsung. Kepekaan terhadap ritme, kemampuan mendengar, serta semangat belajar yang tinggi membuat proses pembelajaran berlangsung efektif. Dalam waktu yang relatif singkat, para peserta mampu menunjukkan perkembangan signifikan, mulai dari mengenali fungsi setiap instrumen hingga memainkan karya gamelan secara utuh sebagai sebuah kelompok.

Puncak kegiatan berlangsung pada hari terakhir melalui pertunjukan musik gamelan yang dibawakan langsung oleh siswa-siswi SIKK. Penampilan tersebut menjadi representasi dari hasil latihan intensif selama pelatihan sekaligus bukti bahwa pembelajaran seni tradisional Indonesia dapat diterima dengan baik oleh generasi muda Indonesia yang tumbuh di luar negeri. Suasana pertunjukan dipenuhi rasa bangga dan antusias, baik dari para peserta maupun guru yang menyaksikan perkembangan kemampuan siswa.

Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan Shelya Regina Widyarahman, S.Pd., selaku Guru Seni Budaya SIKK, yang secara aktif mendampingi siswa serta memfasilitasi seluruh rangkaian pelaksanaan program. Sinergi antara guru, dosen, dan mahasiswa menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sehingga tujuan pelatihan dapat tercapai secara optimal.

Lebih dari sekadar pelatihan musik, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi bagian dari diplomasi budaya Indonesia melalui pendidikan. Gamelan tidak hanya diperkenalkan sebagai warisan seni tradisional, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter yang mengajarkan nilai kebersamaan, disiplin, saling menghargai, dan kolaborasi.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Seni Musik FPSD UPI menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring internasional serta menghadirkan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan seni. Kolaborasi yang telah terjalin dengan Sekolah Indonesia Kota Kinabalu diharapkan dapat terus berkembang melalui berbagai program akademik, pelatihan, dan pertukaran keilmuan sehingga seni budaya Indonesia tetap hidup, berkembang, dan dikenal oleh generasi muda Indonesia di berbagai belahan dunia.

Sumber: https://fpsd.upi.edu/berita-detail.php?slug=prodi-pendidikan-seni-musik-fpsd-upi-bawa-gamelan-ke-malaysia-perkuat-diplomasi-budaya-di-sekolah-indonesia-kota-kinabalu. Kontributor FPSD Press: Marsel Ridky Maulana

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *