SIKK

Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) Berpartisipasi dalam China-ASEAN Seminar on Teacher Exchanges and Cooperation serta CAECW-SEAMEO-ACC Master Class for Science Teachers di Guizhou, China

Kota Kinabalu, 7 Agustus 2025 – Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) turut berpartisipasi dalam China-ASEAN Seminar on Teacher Exchanges and Cooperation dan CAECW-SEAMEO-ACC Master Class for Science Teachers yang diselenggarakan pada 25–31 Juli 2025 di Guiyang dan Gui’an New Area, Provinsi Guizhou, China. Kegiatan ini mengusung tema “Empowering Science Teachers to Cultivate Future Science and Technology Talents” dan dihadiri oleh 50 peserta dari Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Vietnam, termasuk perwakilan pemerintah, pemimpin lembaga pendidikan, serta pakar pendidikan sains dari kawasan China-ASEAN.

Perwakilan SIKK dalam Ajang Internasional ini Bapak Dede Kurniawan  dan Ibu Endang Sari Nababan Prima. Keduanya terpilih sebagai delegasi Indonesia untuk berbagi pengalaman serta mengembangkan kapasitas dalam pengajaran sains berbasis inovasi dan teknologi.

Acara dibuka secara resmi oleh perwakilan Kementerian Pendidikan negara-negara ASEAN dan China, termasuk keynote address dari Prof. Stella Christie, pakar pendidikan sains terkemuka. Beberapa pembicara utama dalam seminar ini meliputi HAN Jinhong (Deputi Dirjen Pendidikan Guru, Kementerian Pendidikan China), Sthep Kaengsanthia (Sekretaris Tetap Kementerian Pendidikan Thailand), LIU Xiao (Deputi Direktur Divisi Pendidikan, Budaya, dan Pariwisata, ASEAN-China Centre), CHEN Yunkun (Direktur Departemen Pendidikan Provinsi Guizhou), dan Rizwan Darmawan (Kepala Divisi Kemitraan SEAMEO QITEP in Science)

Para peserta mengikuti serangkaian pelatihan dan lokakarya yang mencakup Scientific Inquiry and Method in Science Education, Strategi Implementasi Pendidikan Sains untuk Pemikiran Inovatif, Desain Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning), serta Kunjungan Lapangan ke Sekolah dan Museum Sains di Guizhou.

Dosen dan pakar yang terlibat dalam kegiatan tersebut berasal dari universitas ternama China, seperti Chongqing Normal University, Southwest University, dan Guizhou Normal University, serta praktisi pendidikan dengan pengalaman lebih dari 25 tahun.

Kegiatan ini bertujuan untuk Meningkatkan kapasitas guru sains dalam metode pengajaran terkini, Memperkuat kolaborasi pendidikan antara China dan negara-negara ASEAN, dan Mendorong pertukaran pengetahuan dalam pengembangan kurikulum sains berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics).

Partisipasi SIKK dalam acara ini meneguhkan komitmen sekolah dalam memajukan kualitas pendidikan sains dan memperluas jaringan internasional. “Pengalaman ini sangat berharga untuk diterapkan dalam pengembangan pembelajaran sains di SIKK, khususnya dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan teknologi masa depan,” ujar Endang Sari Nababan Prima selaku guru Fisika di SIKK.(*)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *